Halaman

Rabu, 08 Oktober 2014

Sharing : Perjuangan menuju pegawai Kemenkeu

Haloha kawan - kawan... ijin share lagi ya...hehe
Mei lalu saya kan sudah share tentang tes masuk kejaksaan RI? [[http://kripikacangijo.blogspot.com/2014/05/sharing-seleksi-masuk-kejaksaan-ri.html]]
naaah... sekarang saatnya saya share tentang institusi yang saya pilih untuk bisa memberikan kontribusi yang banyak untuk negeri tercinta ini, hehehe

Yup!! Kementerian Keuangan atau Ministery of Finance yang dikenal sebagai Bendahara Umum Negara (BUN). Denger - denger sekarang lagi pada tahapan test ya? nunggu pengumuman TKD ya? pada dapat berapa nih score TKDnya? pasti pada lebih tinggi dari jaman saya? semangat ya!! sambil nunggu baca ini ni...hehehe

Setelah beberapa pertimbangan (saya ceritakan di akhir) akhirnya aku pilih kementerian yang satu ini, kementerian yang mempunyai instrumen kebijakan yang banyaaaak sekali. Mau dapat anggaran belanja? Kemenkeu Jawabnya, Mau penerimaan negara tinggi Kemenkeu jawabnya, mau produk lokal mendunia? Kemenkeu punya andil via Bea Cukai, Mau aset di Indonesia jelas, transparan, terkendali? Mau Perusahaan Asing jadi BUMN? ya Kemenkeu Jawabnya melalui Dirjen Kekayaan Negara, atau mau gaji tepat waktu?hehe sekali lagi Kemenkeu Jawabnya Dirjen Perbendaharaan Negara. 

Oke aku langsung cerita ya...

PERJUANGAN PERTAMA:
Rajin Shalat sunah, rajin baca qur'an (bukan riya' lho ini) saya hanya mengajak kawan - kawan kalo pengen masuk institusi impiannya ya tingkatkanlah amal ibadah,hehe jangan lupa stop kegiatan yang ga bermutu, kayak clubbing, pacaran yang ga ada arahnya, nonton film yang engga2,hehehe

Kemudian,,
Bacalah doa saat akan mendaftar online, saat itu saya baca ayat kursi, Al Iklas, Al Annas, Al Falaq, dan doa nabi nuh yang kurang lebih seperti ini :Rabbi Anzilni Munzala Mubaraka wa Anta Khoiru Munzilin. tapi terserah kawan - kawan lho doanya pake ayat apa, yang jelas doa, minta pada-Nya.

Nah saat ambil kartu test hampir saja saya miss kalo saja engga diingatkan seorang kawan. itulah fungsinya doa kawan. karena pengumuman lolos seleksi administrasi dan pengambilan kartu tes itu dekat sekali.

TKD
Oke selanjutnya saya ceritakan saat akan menjalani TKD, saya sempat bingung karena jadwal TKD dengan psikotes OJK itu bersamaan. dilema sekali... setelah berdoa, minta nasehat, akhirnya saya lupakan OJK (yang sudah tahap lanjut) untuk pilih Kemeterian Keuangan, ya ada unsur sadar kemampuan juga sih, eits.. tapi bukan berarti OJK lebih baik lho ya? kacamata saya saat itu saja.

Berangkatlah saya menuju Jogja dengan calon istri tercinta yang mau kasih support (maklum saya abis nangis2 karena gagal medical check up BUMN dan HARI SABTU). Tapi kasian dia juga, nungguin di mobil, panas, kringetan, make up luntur (tapi tetep cantik kok, hehe) dan tharaaa, hasil TKD saya cuma 343. Dikit ya? nda papa yang penting lolos..hehehe

menunggu TKD itu bikin deg deg seeerr... saya masih ada rapat dengan perusahaan lama saya di pulau Karimunjawa. sebenarnya saya tidak mau ikut, mending nunggu pengumuman, takutnya jarak hari dengan tes selanjutnya dekat seperti saat pengumuman administrasi, pengambilan kartu test, dan TKD. Tapi bos besar MEWAJIBKAN saya. dengan penuh rasa deg - degan, ga enjoy atas segala keindahan, saya berangkat dengan berbekal pesan calon mertua "Mas, kalau rejeki gak kemana mas..."

Dan, hari kedua saya di Karimunjawa, keluarlah pengumuman dan Lolos ke Psikotes 2 minggu lagi!!! langsung deh saya snorgkling gak mau berhenti, jebur laut ga pakai pelampung (ya di tepi aja sih), makan ikan banyak, ketawa ketiwi, sampai hari terakhir saya di karimunjawa badan saya mriang.

PSIKOTEST
Di tahap psikotest inilah bisa dibilang "poendjak perjoeangan-nja"... Kerjaan kantor menumpuk membuat saya harus pulang malam (kantor saya Semarang), harus kembali ke rumah dulu (di Ambarawa) buat ambil mobil lalu meluncur ke Yogyakarta pukul 00.00. Padahal kalian tau? Sebelum Psikotest istirahat harus cukup. Pesan saya : kalau bisa istirahat, istirahatlah yang cukup. kalau mengalami hal seperti saya ya banyak berdoalah sepanjang jalan.
Oya, Psikotest ini pada saat weekdays, untung saja ada permohonan yang harus diurus di yogyakarta, sehingga saya tidak perlu ijin apalagi cuti. dan... mengurus permohonan ya di tempat saya psikotest.. di gedung Keuangan Negara. Psikotest dimulai pukul 8 pagi dan selesai pukul 16.15, langsung saya bergegas ke lantai bawah untuk mengurus permohonan sebelum tutup kantornya.hehehe Alhamdulillah bereees..... test oke kerjaan oye... biarpun besoknya uda berasa pengen tidur seharian aja..

INTERVIEW dan JASMANI
untuk tahun saya berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya, karena kedua test ini dijadikan satu kesatuan nilai. untuk dua test ini saya secara gentle harus ijin boss dan katakan apa adanya biar kalau ketrima boss bisa cari karyawan baru. jangan ada moral hazard diantara kita pokoknya..hehe

Hari pertama adalah interview, pertanyaan seputar nilai kementerian keuangan, harus jujur ya kawan!! soalnya interviewernya ada dua, yang satu independen yang satu pegawai kementerian keuangan. yang independent sakti banget lho bisa tau kita bohong apa engga (Psikolog getoo). Kalau diberi kesempatan bertanya jangan menanyakan hal - hal yang bisa buat aneh seperti "pak, kalo diterima lalu saya mengundurkan diri kena penalty ndak?" itu bunuh diri kawan!!

Hari kedua adalah jasmani/kebugaran. yang diperlombakan (hehe) adalah Lari 12 menit, lari angka 8 SAJA (ya.. karena saya bandingkan saat saya ikut test AKMIL dulu,hehe) sebelumnya diperiksa dulu kesehatan kita seperti tensi, dsb. Oya yang tenang ya kawan jangan sampai tensi kalian tinggi. Untuk lari saya berhasil mendapat posisi 4 di kloter saya, dengan 7 putaran. tapi heran, kenapa beberapa hari ini dinilai saya kurang bugar oleh pusat berdasarkan hasil kebugaran. sungguh aneh.

PENGUMUMAN
daaan.... akhirnyaaaa.....
pengumuman pun tiba, eiits.... nanti dulu... pengumuman yang sejatinya tanggal 4 desember 2013 tidak bisa diumumkan karena ada semacam sinkronisasi kebijakan antara Kemenkeu (dan kementerian lain) dengan Kementerian PAN RB. sementara saya sangat berharap tanggal itu agar tidak usah mengikuti test tahap akhir di Kejaksaan tanggal 6-nya. saya berharap adil saja, kalau sya diterima ya sudahlah biar kursi di Kejaksaan untuk mereka yang berhak, tapi kalu emang tidak saya akan berjuang habis2an di tes akhir Kejaksaan dan saya tidak berharap diterima dua - duanya.

Tapi apalah daya, pengumuman-pun belum kunjung tiba, hingga saya harus ikut test akhir di Kejaksaan RI. kalian tau lah perasaan saya? saya tidak mau gambling dengan tidak ikut test di Kejaksaan, "okelah ya kalo saya ketrima Kemenkeu, tapi bagaimana kalo tidaak?" itulah pikiran saya. Hingga tes Kejaksaan selesai belum juga pengumuman itu muncul. Saya putuskan, mana yang nerbitin pengumuman dulu ya itulah yang saya pilih. Dua institusi yang menurut saya itu sangat keren.

hingga akhirnya di suatu malam, malam tanggal 25, ibu saya yang non stop tidak tidur dari jam 1 malam mantengin tab, sampai akhirnya saya dibangunkan untuk shalat subuh lalu ibu berkata... "Nak, sujud syukur dulu, kamu keterima Kemenkeu" setelah saya lihat "Dirjen Kekayaan negara" Alhamdulillaaah..... meski akhirnya 2 hari lagi saya sempat galau karena juga keterima di Kejaksaan. tapi sekali lagi Alhamdulillah atas apa yang saya capai dan saya pilih. 

Senin, 01 September 2014

Untuk Kalian yang akan mengikuti Tes CPNS siaplah melakukan perubahan

temen2ku pada bilang "jd PNS itu susah", aku bilang "wahai putra putri ibu pertiwi yg cinta pada negeri, berikan kontribusi, turutlah ambil bagian dlm suatu reformasi dan transformasi, berikan terbaik untuk negeri ini bukan untuk perut kantung pribadi, bersiaplah untuk megabdi" (untuk kalian yg lagi ikut cpns'an) / L.W. via Facebook, Agustus 2014

Sungguh saya tidak bohong, kebanyakan teman saya yang sudah PNS mengatakan jadi PNS itu tidak enak, di kementerian keuangan terlebih, banyak pegawai yang pandai (berasal dari sekolah kedinasan paling bonafit di negara ini) yang mengajukan resign. Alasannya, banyak ketidak jelasan, Gaji tidak sesuai dengan beban kerja, dan sebagainya.

Ya begitulah birokrat, kami akan lakukan segala mekanisme khususnya yang berkaitan dengan uang dengan sangat hati - hati sekali. Salah prosedur akan berakibat fatal bagi kami mengingat strictnya undang - undang Korupsi yang mau tidak mau memang harus dibuat seperti itu. Tidak jarang itu merugikan rekan kami sendiri seperti telat bayar gaji, telat bayar tunjangan, rapel ini rapel itu, status menggantung.

Tapi percayalah kawan, menjadi PNS bukan semata - mata untuk menafkahi keluarga atau membeli sesuatu saja, jika paradigma kita hanya berparadigma seperti itu, tentu kita akan kecewa, karena terkadang honor, tunjangan, itu akan mengecil seiring dengan inflasi. Menjadi PNS bukan untuk santai - santai ria, salah besar itu!!! kalo kita berparadigma seperti itu, pasti kita akan selalu merasa penghasilan kita kurang, merasa gila dengan target - target, bahkan (naudzubilahimindzalik) menghalalkan segala macam bentuk uang yang bukan rejeki kita. Karena saya yakin, pendapatan cukup untuk makan dan menabung.

Menjadi PNS, maka ubahlah paradigma kita menjadi : Berkontribusi sebesar - besarnya untuk negara yang telah mensejahterakan kita, rakyat dan pengusaha yang telah susah payah membayar pajak, pahlawan - pahlawan kita yang berjuang untuk kemerdekaan kita, serta negara kita yang masih "dijajah" dalam bentuk lain. Tongkat Estafet dari pahlawan negara kita beralih untuk kita para PNS.

Ingat kata - kata founding father kita :
"jangan tanyakan apa yang negara berikan untukmu tapi apa yang engkau kontribusikan kepada negara"
PNS atau akan ber-reformasi menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) adalah generasi muda yang siap menggebrak dengan kebiasaan baru, anti santai, gak mata duitan, dan akan menjadikan negara kita Indonesia merdeka secara utuh, Emas - emas kita adalah untuk kita, ikan di laut adalah kekayaan kita, air, tanah dan kekayaan yang terkandung di dalamnya adalah untuk anak cucu kita. PNS adalah yang berkontribusi bukan tukang pakai uang rakyat!!!!! Bersiaplah untuk perubahan kawan!!!!!!

Rabu, 27 Agustus 2014

Tentang Kita

Hii.... ini writers

Beberapa hari ini, Group Whatsapp penilaian sedang galau – galaunya.. Ya kata Raissa, kita terjebak dalam nostalgia…hehehe
Tapi memang sulit untuk cepat “move on” dari gank kita yang super gila, kebersamaan sejak kita dinyatakan resmi diterima Kementerian Keuangan cq. DJKN.
Seorang teman meminta saya menulis tentang mereka, dan saya terinspirasi juga ketika teman saya tersebut (Sebut saja namanya A. Erik Fadhel, lho??hahaha) menuliskan sejarah kita bersama….
Jumat, hujan, 10 januari 2014 adalah awal kita dinyatakan diterima dengan baik di DJKN, di hari inilah kita ber7 sepakan untuk membuat group Whatsapp dibuat oleh admin Mailendra (Ilen). Sayang satu dari teman kami tidak bisa bergabung, karena HPnya N70,hahaha
Hari senin, 13 januari 2014 kita mulai masuk di Direktorat Penilaian, diterima dengan baik oleh bapak Achmad Kurniawan (Pak Qori) karena Kasubag TU sedang berhalangan hadir.
Di Direktorat inilah semua cerita berawal. Saya ditempatkan bersama dengan Adhit di Sub Dir Standarisasi Penilaian Bisnis dan Sumber Daya Alam, kita sama – sama merasa bingung, apa nyambung ya sama background kami?

Siswa adhit Sebagai Penjuru
Adhitya Nurmansyah

Adhit itu sahabat saya yang super mandiri, enterpreneur yang hebat, terbiasa hidup mandiri sejak lepas dari Ortu, pendapatan cuma 900rb di Jakarta buat ia ga masalah, karena dia punya saving. Dia romantis dengan cara yang berbeda dengan menjalankan bisnis coklat bareng Septina, calon istrinya. Dengan bahasa daerah yang sama, arah pulang yang sama membuat saya semakin dekat dengan dia. Orangnya pendiem, tapi sekali ngomong.. wahhh kalo gak bikin ngakak ya ngeres bgt...ckckckck. Awal dan akhir kebersamaan kita sama : Jalan Di Terminal, bedanya pas awal dia menemani saya beli tiket pulang di terminal rawa mangun, akhir-nya dia jalan menuju Senen untuk pulkam dan saya pulang ke Bekasi, hiks.. mata ini berkaca – kaca ketika di bus.

Maruli Silalahi

Diseberang, ada ruang Standarisasi penilaian Bisnis dihunilah sesosok

Sakhiiit....!!
mahluk lucu dan imut – imut, hahaha. Unik orangnya, suaranya mirip Vino G. Sbastian, inget SUARANYA AJA!! saya kira dulu dia muslim, karena marga-nya serta klo dia masuk selalu bilang “Assalmualaiukum” jadi pas awal selalu saya ajakin shalat,hahaha Dibalik itu ia anak yang bener2 sayang ibu, tegas karena terbukti sukses menjadi dept collector bola futsal, dan sukses jadi ketua kelas. Dia peraih “happy awards” karena semua selalu dibuat enjoy, termasuk ketika penempatan di Sorong Papua, justru ibunya bertanya “Papua itu Kalimantan bagian mana?” doeeeeng!!

Ahaaaaaiiii....

Liely Noor Q
Rekan sekamar Rully adalah Liely, ini nih lakon dari Penilaian Gank. Otaknya smartnya minta ampun. IPK-nya aja hampir sempurna. Suara sepatunya kedengeran dari radius 1km, orangnya hyperaktif, ditambah smartnya kayaknya ga ada yang gak kenal sama orang satu ini. Sayangnya untuk masalah cinta dia galau banget, kandidatnya banyak tp ga ada yang serius,hehehe pisss… Kalo kita cuekin dia bisa leave group dah, kalo dilupain nangis dah, kalo bercanda kebablasan ya ngambek deh.. Perlu perhatian ekstra dah…





Mafita

Diam - diam puitis
Sebelah ruang liely dan rully ada Mavita, eh Mafia eh Mafita, hidupnya sendirian di pojok ruangan Peningkatan Kualitas Penilai Pemerintah, Tapi suaranya kalo lagi ketawa atau bercanda nyampai ruangan saya,hahaha Dia berasal dari Purbalingga tapi ga bisa ngapak, payah deh. Dia dan Calon Suaminya penggemar berat Chelsea, dia suka banget dengan hal yang berbau Korea  dia mungkin apal episode per episodenya Running Man, tapi cabinet NKRI dia sama sekali gak hafal, Jangan dicontoh yaa adek adek sebangsa dan se tanah air?




Uni uni united of valuation

Mailendra
Teman jalan sejati dari mafita plus teman korea holicnya adalah Mailendra atau ilen aja biar gak dikira cowok. Pendiam banget orangnya tapi baik hati. Ilen adalah orang yang paling rooming ketika Saya, Adhit, Erik, Rully, dan Fita berbahasa Jawa, tapi dia tetap memperhatikan tiap pembicaraan kami dengan senyumnya.Tiap jam nanggung (jam10 / jam4) saya slalu singgah di mejanya untuk mengatakan kata sakti “Len, Ada cemilan gak?”hahaha (keliatan banget sifat ngirit n gak modal saya ya?hehe). Rasa setiakawannya tinggi banget biarpun rooming, contohnya dia bener – bener usahain datang di acara pernikahan saya akhir tahun nanti. Duuh Makasi ya Ileen..


Rizqon Zidni
"shiit"

Ilen dan Fita itu bak kakak yang dipasrahin adek, nah adek mereka adalah Rizqon. Kemana – mana slalu ngintil Fita dan Ilen. Pulang, makan siang, nonton film korea, semua bareng. Awal mula saya kenal dekat sama anak satu ini saya kirain Maho, soalnya dia sering sms/bbm “lagi apa bro?” trus kalo saya bales “lagi sama pacar” dia bales “zzzzz”. Tapi ternyata dia adalah orang yang perhatian sama kami ber7 dan 10000% normal. Anaknya selalu ada di zona nyaman dan zona tenang. Itu mungkin yang bikin dia milih ninggalin kita naek KRL, trus gak ikut futsal karena sebelum main kita harus bersih – bersih lapangan. Anaknya sederhana meskipun anak seorang pejabat MA, yang mana saya bercita – cita seperti ayahnya. Masalah asmara, aduh saya gak tega ni. Kita doakan saja ya dia dapat jodoh di Singkawang sana. Syarat : Seiman, Jawa, Lebih muda dan…..Sabar…. Berminat? silahkan invite 7427E939, ups... hihihihihi

Apache
Erik Fadhil

Kita punya kakak angkat disini, namanya Erik. Dia engga ada hubungan sama sekali dengan Direktorat Penilaian. Tapi dia slalu ada buat kami. Sejarah berkenalan dengan erik adalah saya dan adhit punya teman nongkrong namanya indro, nah erik saat itu jalan sama indro, terus karena kantin penuh kita keluar, Indro pergi entah kemana erik terjebak dengan kami makan di Nasi Gudeg mahal Wahidin. Bahasa khas jawa timur bikin barang langka ini tambah lucu. Sejak itu dia selalu makan bareng kami dan nyamperin kami dulu sebelum makan siang. Mau jalan – jalan? Bilang aja ke erik, motor, mobil, tiket bioskop, ada, walau entah itu punya siapa.hahaha Dia jam kerjanya paling gila – gilaan diantara kami karena dia berposisi sebagai sekretaris Tenaga Pengkaji dan gak ada yang lain, Rapat, analisis, sampai larut malam, tapi hebatnya dia gak pernah mengeluh sama sekali, ditempatkan di jayapura gak pernah ngeluh sama sekali, kantong kering ahhh sama sekali ga pernah ngeluh. Semua dibuat enjoy. Salut sama kakak angkat ini.


Stevi yang Kanan

Stevie
Nah ini dia anggota baru kami, dia mendapat penempatan definitive di direktorat Penilaian. Baru 2 minggu bergabung sudah nyetel banget sama kami. Pergi kesana kemari pasti ada stevie. Stevie meramaikan yesung lovers alias gank korea ditempat kami, aduh. Stevie sepertinya lagi ditempa di Tata Usaha. Ngerjain ini ngerjain itu, jadi teman curhat kasubbag, Duh yang sabar ya stev Rully siap jadi tempat berkeluh kesah.hahaha






inilah kado - kado kami
yang nulis tu fita
Oya..... semua gambar yang ada dalam tulisan ini diambil di Kopi Cakep atau warung kopi yang super duper mahal di daerah cikini pada saat tukar - tukar kado.. 

Selasa, 26 Agustus 2014

Ketika Senja..terasa tak lagi Indah

Hi kawaaan… maaf sudah lama tak menyapa kalian…
Oya.. saya sudah di tempat penempatan definitive ni, tepatnya di negeri nyiur melambai.
saya mulai posting saya di tempat baru ini dengan postingan mellow ya?hehe
posting tentang puisi yang menggambarkan persahabatan, tentang kebersamaan 8 sahabat selama 7 bulan di tempat OJT di Kantor Pusat DJKN, bersama menjalani Diklat lalu kabur dari asrama bersama, sering melakukan kegilaan, dan membuat heboh direktorat.

Berikut puisi karya teman saya:

"Ketika Senja..terasa tak lagi Indah"
(Karya Mafita, alumni Dit Penilaian, Kanwil VI Serang Banten)
 
Tak terbayangkan jika malam datang tanpa dawali hadirnya
Sunyi..matahari yang meredup begitu saja..gelap

Indah..ketika langit lazuardi mulai dihiasi pudarnya cahaya kemilauan..perlahan
Ketika cakrawala mulai berwarna kemerahan
 
Kalian menyukainya?
Ya.. tentu saja..begitu juga aku

Ingatkah ketika lngkah kaki kita menyusuri setapak diperantauan
Lelah.. tapi tak ingin menyerah
Antarkan kita ke peraduan

Atau terkadang..
Saat lembayung menemani kita menyambut malam..bersama
Tertawa..bercerita tentang kehidupan
 
Kehidupan.???
Aku bahkan tersenyum kala mengingatnya

Tapi tak begitu dengan senja hari ini
Kita padahal bersama
Dengan langit yang begitu istimewa
Bahkan alam pun mendukungnya
Tenang..mengharukan

Kalian merasa berbeda?
Aku juga..

Ya...
Senja tak mampu halau air mata
Senja tak lagi mampu hadirkan tawa
Walau banyak cerita bahagia

Karena..entah senja keberapa kita dapat nikmati lagi bersama
Entah langit seperti apa esok ketika kita dapat melangkah lagi bersama
Ketika kita tak mampu bertanya pada waktu..
kapan..??

Ketika senja...terasa tak lagi indah..

Ketika dia..menghapus kebersamaan kita..

Hari ini



(kata beliau dibuat sesaat setelah pertemuan terakhir, jum'at 15 Agustus 2014) 
Penilaian Gank: 
Berdiri :Adhitya Nurmansyah (KPKNL Palopo), Luthfi (KPKNL Manado),
Ndeprok : Rizqon Zidni (KPKNL Singkawang), Liely Noor (Kantor Pusat),Mafita (Kanwil Serang Banten), Mailendra (Kanwil Pekanbaru), Maruli Silalahi (KPKNL Sorong), Erik Fadhel ( Kanwil Jayapura), plus Stevie Renci (Kantor Pusat)


Senin, 14 Juli 2014

Andai saya di.... (my dream)

Terserah orang mau bilang apa, saya naif, saya MASIH idealis, atau apa - lah terserah, yang jelas saya punya mimpi - mimpi besar untuk berkontribusi besar bagi negeri tercinta ini. Tidak lepas dari instansi saya saat ini, DJKN yang saya rasa punya peran strategis dalam menjadikan negara ini negara yang besar seperti yang dicita - citakan founding father kita. Sebuah institusi yang apabila ada di zaman rasulullah dulu dikenal sebagai baitul mal.
Mimpi tidak lepas dari andai - andai, dan dari andai - andai itu saya punya misi. Terlebih ini kami CPNS 2013 sedang galau maslah penempatan. Saya siap ditempatkan di mana saja kok. Nah Kawan, ini mimpi saya di instansi saya setelah saya ditempatkan nanti:
1.     Kalau saya di direktorat/bagian/seksi lelang
Hemh, lelang bisa dibilang masa lalu saya,hehehe. Tapi subhanalloh kalau saya bisa ditempatkan disini. Saya akan manfaatkan pengalaman saya sebagai pegawai balai lelang selama 1 tahun. Bisa jadi pembina balai lelang/pejabat lelang kelas2, pejabat lelang kelas1, tapi akan lebih menyenangkan apabila saya belajar dulu / berkembang dulu diluar direktorat ini. Satu hal besar yang lebih saya ingin lakukan apabila memang harus disini adalah saya dapat memberikan masukan pasal dalam RUU lelang.
2.     Kalau saya di direktorat/bagian/seksi penilaian
Ini adalah tempat saya OJT, awal disini sih saya merasa pusing, tidak ada kerjaan lah, merasa bukan basic saya lah, tapi setelah diklat saya menilai kerja disini seru juga. Terlebih saya sudah tau orang – orang yang bekerja di sini. Mereka jujur – jujur dan berintegritas itu yang penting! Alhamdulillah bergelut dengan angka menggunakan metode pendekatan dalam penilaian itu seru.
3.     Kalau saya di direktorat/bagian/seksi Piutang Negara atau direktorat Kekayaan Negara Lainya
Saya masih blank ni kalau bekerja disini, tapiii saya baan senang kalu disini, knapa? Ya belajar ilmu baru lagi, buat temen – temen yang bukan orang kemenkeu, kerja disini tu yang dibahas seru, Barang Milik Asing/Cina yang sudah tidak diketahui asal usulnya, bakal jadi Pemburu Vampir, Barang muatan kapal tenggelam lebih dari 50tahun lalu hemh seru lagi ni, siapa tau jadi kru film kayak kapal titanic,  Barang gratifikasi, barang sitaan kejaksaan, tapi lebih asik lagi kalo turut bikin peraturannya.
4.   Kalau saya di direktorat/bagian/seksi Barang Milik Negara
Selain saya bisa belajar hal baru, saya cukup tertarik juga ni disini, ilmu saya tentang hukum pertanahan bakal banyak dipakai, terutama ada peraturan pemerintah baru yang mewajibkan tanah milik pemerintah harus disertipikatkan. Menjadi pengawas penggunaan juga.keren deh
5. Kalau saya di direktorat/bagian/seksi Pengelolaan Kekayaan Negara
Sekali lagi, saya suka belajar hal baru, terlebih pengelola it means manager, manager aset, jadi tahu pasti apa yang harus dilakukan agar tidak ada tanah nganggur sementara lembaga lain butuh, mobil – mobil yang sudah tidak berguna, kekayaan kita yang belum terhitung kyk ruang angkasa dan ikan di laut. Keren juga!
6.   Kalau saya di direktorat Kekayaan Negara Dipisahkan
Kalau ini saya pasti di kantor pusat, saya ingin melakukan hal yang pernah dilakukan kepada inalum (Perusahaan asing kemudian menjadi BUMN) tapi “korban” selanjutnya adalah Freeport, Newmount, kalau perlu Unilever. Disini atau tidak disini saya doakan akan terwujud.
7.     Kalau saya di direktorat/bagian/seksi Hukum
Nah ini, meskipun saya tidak secara langsung belajar ilmu baru secara mendetail, tapi disini saya dituntut buat paham setiap permasalahan dan kebutuhan direktorat untuk merepresentasikan dalam peraturan yang bagus, serta dapat melakukan pembelaan terhadap institusi apabila ada gugatan. Dengan catatan: tidak ada pelanggaran lho!

Oya tidak menutup kemungkinan juga saya di kepegawaian menerapkan games favorit saya : football manager dalam memutasi pegawai alias right man in the right place, atau di kepatuhan internal mencegah terjadinya pelanggaran kode etik.hehehe

Itulah impian saya kawan, doakan ya saya bisa memberi kontribusi kepada negeri ini.

World Cup and my Dream

Masih terasa kalahnya tim jagoan saya Argentina dengan Jerman tadi pagi. Tim yang saya jagokan dari tahun 1998 karena ada Batistuta-nya.hehehe
Tapi tidak tau knapa ya? smakin ksini tidak terlalu sesedih dulu, palagi tahun 2002 tu sampai nangi pas disingkirin Swedia n England di penyisihan grup,hahaha

Ya... mungkin semakin kesini kecintaan saya terhadap bangsa saya semakin tinggi. Gak ada hentinya aku mengimajinasi negaraku Indonesia lolos di Piala dunia, punya liga yang tidak pernah berubah format kompetisinya dituju bintang - bintang dunia sekelas Roger Milla, Mario Kempes, Piere Njanka, Kayamba Gumbs tapi di masa jayanya, Klubnya tidak mengandalkan dana APBD, dipisahkan dari kepentingan politik oknum tertentu, pemain lokal bisa hebat di eropa dan liga besar asia dsb...

Tapi tentunya ditunjang ekonomi yang handal, dimana pemasukan pajak benar2 seluruhnya masuk, tidak ada manipulasi pajak, Perusahaan2 besar macam Freeport, Newmount, Chevron, Indosat, bernasib seperti Inalum alias menjadi APBN, semua kekayaan baik darat, laut (ikan tuna kita jauh lebih berkualitas dan slalu dibobol illegal fishing), udara (frekwensi untuk komunikasi tidak pernah diperhitungkan) benar - benar untuk rakyat Indonesia, kemajuan Indonesia, dan kejayaan Indonesia.
Saya berharap bisa mengatakan "saya menjagokan Indonesia" ketika ditanya "tim nas mana yang anda jagokan di piala dunia?" 
Saya selalu yakin suatu saat Negaraku akan KAYA, BESAR, DITAKUTI, dan BERPRESTASI serta PENUH KEIMANAN. Aaaaamiin

Kamis, 10 Juli 2014

Hingga Tak Ada Artinya

Sekedar sharing atas renungan saya atas saudara - saudara kita

Apa yang saya rasakan ketika melihat running text memberitakan ada serangan untuk Gaza?
mohon maaf atau mungkin ada diantara teman - teman yang merasakan hal sama dengan saya, saya merasakan "datar" dihati saya.
http://faishalanakindonesia.blogspot.com/2012/11/pray-for-palestine.htmlMungkin karena terlalu sering Israel mendzalimi Warga Gaza, hingga nyawa manusia tak berharga, hingga kematian karena serangan layaknya hal wajar.
Lebih dalam lagi saya rasakan, lebih jauh lagi saya lihat, saya coba peka-kan hati saya, hingga saya mencoba membuka pikiran saya lalu berteori "ketika hati kita tak merasakan apapun, maka berfikir objektif atas reaksi jutaan manusia yang hatinya terbuka"
Dengan teori itu saya bisa buka hati dan pikiran saya, bahwa 1 nyawa itu sangat berarti, tergores pisau pun akan terasa sakit apalagi bila sekujur tubuh ini terbakar, terkena serpihan bangunan, tertusuk timah panas, lebih parah lagi, hal itu dirasakan tanpa melakukan kecerobohan apalagi kesalahan, dirasakan ketika berkumpul dengan orang tercinta, merasakan tidur yang nyenyak, merasakan indahnya ramadhan. 
Kekejaman yang terus dilakukan, daerah yang seakan menjadi "tempat pemotongan", membuat seseorang menjadi "datar" dan terlupakan oleh uforia. Tapi parahnya kita tidak bisa melakukan apa - apa. Mau kesana bagaimana caranya? mau menyumbang dana, berapa sih kekayaan kita? dan hanya bisa memberikan sekedarnya. Lalu apa yang harus dilakukan?
Ada hikmah dari sebuah musibah ini:
  • Adanya saudara kita dizalimi oleh suatu kaum maka jadikanlah ini sebagai pemersatu umat, perbedaan haruslah kita hormati, ingat berbeda itu karena ada tuntunannya, ada syariatnya, hormatilah perbedaan itu sejauh Tuhan dan Rasul kita, Kitab dan dasar hukum agama kita : SAMA, janganlah dijadikan cibiran. Untuk apa kita bersimpati dan berempati terhadap saudara kita jauh disana, mencaci musuh kita, kalau saudara kita sendiri kita hina? Maka kuatkanlah tali persaudaraan kita lalu bersatu.
  • Doakanlah mereka, belajar tidak individu memohon keselamatan dunia akherat untuk kita dan ortu kita saja, tapi doakanlah juga saudara - saudara kita, jauhkan kita dari malapetaka dan bahaya, semoga kedamaian itu muncul.

Percayalah bahwa tidak satupun yang diskenario Rabb kita adalah sia - sia. Semua akan ada hikmahnya. apa yang saya sampaikan adalah sebagian kecil saja dari rahasia Alloh.

#pray4Palestine

Minggu, 25 Mei 2014

Sharing : Seleksi Masuk Kejaksaan RI


Hi readers, siapapun anda dan dimanapun anda berada...hehehe
Di posting yang terdahulu aku pernah berjanji untuk sharing pengalaman saya menjalani tes CPNS. Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya tes di institusi yang menurut saya super dasyat bagi mahasiswa hukum seperti saya : Kejaksaan RI. Tapi maaf, alur ceritanya “semau gue” ya?hehe

Disuatu minggu pagi yang sangat cerah, akhir Oktober 2013, seperti biasa, saya dan ayah melakukan jogging . Menikmati segarnya udara desa doplang bawen yang tanpa polusi, Melewati bukit, pohon2 yang rimbun, sawah – sawah yang membentang, serta gemercik air sungai yang merdu. Jogging adalah sarana komunikasi intens bagi saya kepada ayahnda tercinta. Dengan jogging saya bisa curhat masalah pacar, minta pendapat, serta bertanya detail tentang pekerjaan dan kehidupan ayah.
Suatu ketika saya menanyakan tentang nasib kawan ayah, yang masuk bui,dipecat sebagai PNS, selalu menangis di rutan dan terus berkata “saya tidak bersalah” dan tak henti menangis, akan tetapi bliau sekarang justru lebih sukses, lebih kaya dari saat bliau menjabat sebagai kepala dinas pendidikan.
Pertanyaan itu lalu berujung kepada bagaimana nasib ex-boss ayah(ex Bupati) sebut saja pak XYZ. Ayah dengan detail bercerita, “Pak XYZ sekarang menjadi DPO, kalau tidak salah ditingkat kejaksaan tinggi”, kata ayah. Ayah kembali melanjutkan ceritanya, kasusnya sudah sangat lama, dari ayah masih menjabat camat di Banyubiru, tahun 2006 berjalan hingga sekarang. Kemudian ayah ingin mengakhiri cerianya: “ya begitulah nang, jadi birokrat itu susah, masalah pengadaan buku bisa menyeret banyak orang seperti itu, belum tentu lho yang dinyatakan bersalah itu sepenuhnya bersalah, suatu saat kalau jadi PNS kamu harus hati – hati ya?”
Hari – hari pun berlalu... Hingga desember 2013 awal, pengumuman akhir Kementerian Keuangan yang tak kunjung muncul membuat saya harus tetap berihtiar menjalani tes - tes yang lainya, agar dapat memperoleh pekerjaan yang layak. Hingga akhirnya pengumuman hasil TKD kejaksaan saya muncul dan Alhamdulillah, saya mencapai nilai 385 saat itu. Namun saya diwajibkan menjalani tes lanjutan selama 4 hari berturut turut, weekdays pula. Whaaaaat? Bagaimana saya harus ijin dengan boss saya? Pikiran saya saat itu adalah “ya Tuhan, segeralah Engkau munculkan pengumuman tes Kemenkeu, agar kalau saya diterima saya tidak mengambil hak orang lain di Kejaksaan dan bisa kembali bekerja”.

Namun rencana Alloh lain, saya harus menjalini 4 hari tersebut. Alhamdulillah ada teman di jakarta, dan alhamdulillah juga di apartemennya sedang sepi selama 4 hari, sehingga kami para perantau bisa menumpang selama 4 hari. Nikmat luaar biasa tinggal di apartemen mewah di kawasan kemayoran. Saya dan 3 musafir lainya tinggal disana, dan kami ber-5 slalu berangkat tes bersama.

Hari pertama saya menjalani tes kemapuan hukum dan psikotest yang rumit itu. Perspektif mahasiswa hukum bahwa kejaksaan itu slalu berhubungan dengan “pidana” itu salah, banyak sekali soal tentang hukum perdata, acara perdata dan hukum eksekusi. Satuhal yang  membuat saya berkesan pada hari itu. Sahabat seapartemen bercerita : “kamu tau orang yang diusir tadi? Yang diusir karna terlambat tadi adalah anak teman ayahku yang juga petinggi di kejaksaan.” Wow! Luar biasa!salut!

Hari kedua, ialah hari yang sangat membuat saya takjub pada kebesaran Alloh. Hari kedua adalah tes wawancara jaksa agung muda (eselon1). Saya mendapat jatah berwawancara dengan seorang Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) serem juga, bliau satu2 jaksa agung muda yang sudah doktor pada saat itu, dan bliau sendiri dan di ruangan bliau sendiri interview dilaksanakan. Tepatnya di gedung bundar Kejaksaan Agung RI.
Saya berada diurutan kesekian, antre sangat lama, dan melihat pemandangan : wajah pucat begitu kluar ruangan. Saya menjadi sangat takut saat itu, benar – benar sangat takut. Kata mereka pertanyaannya susah. Hingga akhirnya jatah saya. Begitu masuk, wow Subhanalloh ruangannya luar biasa, besar. Kemudian saya melihat bapak yang berwajah tergas tapi cerah tersenyum. Kemudian saya jabat tangannya dan bliau mempersillahkan saya duduk. Dengan bhsa Indonesia yang masih ada logat jawanya bliau bertanya:
“Nama kamu siapa?” “Asal kamu mana?”
Saya jawab nama saya dan saya jawab sya berasal dari Ambarawa kabupaten Semarang,
“Kabupaten Semarang? Hoooh, kamu tau siapa nama bupatimu?”
“tau pak, pak dokter Mundjirin”
“Sebelumnya?”Bliau bertanya lagi
“bu Ambar pak”
Bliau diam sejenak lalu bertanya kembali “kamu tau bupatimu yang namanya XYZ?”
“tau pak”
“kamu tau status dia sekarang apa?” bliau bertanya lagi
Sambil setengah kaget dan ternganga, lalu teringat ayah, saya mantap menjawab “DPO pak!!”
Beliau menganggukan kepala lalu kembali bertanya “DPO tingkat apa?”
“mohon koreksi bapak sekiranya saya salah, Bliau sekarang DPO di tingkat Kejaksaan Tinggi pak”
“kasus apa itu? Tahun berapa?”
Saya jawab dengan mantab “Kasus Pengadaan buku ajar pak, tahun 2006-2007, beliau dinyatakan sebagai tersangka di tahun 2006”
Lalu beliau menganggukan kepala dan tersenyum sangat manis, dan bertanya lagi, “kamu dari universitas mana nak? “, saya jawab “Undip pak” , “siapa profesormu yang terkenal dengan hukum progresifnya?”, karena saya sempat ikut aktifis Tjipian maka tidak asing bagi saya dan saya jawab “Prof Satjipto Rahardjo bapak”,
Selanjutnya pertanyaan bliau hanya berseputar Tugas dan wewenang Kejaksaan RI serta bliau menyuruh saya menterjemahkan suatu kalimat tentang hukum ke dalam bahasa inggris.
Saya akhirnya keluar ruangan dengan wajah yang 180 derajat berbeda dengan teman – teman saya. Wajah saya sumringah dan berseri – seri membuat puluhan antean melongo “kok cerah bgt wajahnya? Padahal lama lho?”. Akhirnya saya ketahui belakangan bahwa beliau (Pak Jampidsus) sebelum menjabat sebagai Jampidsus menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi di Jawa Tengah yang mengurusi kasus pak XYZ.hehehe Allohuakbar.

Selanjutnya hari ke3 dan hari ke4 hampir tidak ada cerita yang lebih dasyat dari hari kedua. Mungkin hanya saya pulang semarang dengan pesawat karena kehabisan tiket kereta api saja yang lucu. hehe

Dan akhirnya saya dinyatakan diterima sebagai pegawai Kejaksaan RI, namun dengan beberapa pertimbangan saya tetap ambil kementerian keuangan. Namun perlu kawan – kawan ketahui, bahwa bukan berarti saya ambil kementerian Keuangan karena lebih baik , SAMA SEKALI TIDAK!!  Saya percaya baik Kementerian Keuangan dan Kejaksaan merupakan lembaga yang gencar melakukan reformasi birokrasi. Terbukti dengan ketegasan pimpinan dalam memberikan sanksi berat bagi oknum yang macam – macam. Kejaksaan RI akan selalu ada dihati saya, alasan saya tidak mengambil lebih karena subjektif saya sebagai anak yang berbakti kepada ibu saja.
Dan Alhamdulillah Di kementerian keuangan khususnya Dirjen Kekayaan Negara, banyak sekali hubungan dengan Kejaksaan. Bersama - sama mengurusi Piutang Negara, mengelola aset sitaan Kejaksaan, melakukan lelang barang eksekusi, semua erat dengan Kejaksaan. Saya berharap saya bisa bertemu dan bekerja sama dengan kawan – kawan senasib saya dalam seleksi Kejaksaan serta ribuan teman kuliah saya yang ada di Kejaksaan lalu memberikan kontibusi yang besar bagi Rakyat Indonesia. AAAAAMIIN!!


Mendengar kata “Kejaksaan” akan selalu mengingatkan saya kepada games kecil yang lucu dari Alloh, Pak Jampidsus yang luar biasa, dan cita – cita utama saya bekerja : Menjadi Penegak Hukum yang idealis dan progresif!! Dimanapun saya bekerja. Betapa besar karunia Alloh, percayalah pada kekuatan doa ya kawan. Karena hanya itu yang dapat menolong kita.

Rabu, 21 Mei 2014

Disebuah Rapat penyusunan RUU

http://abnpadremuriel.blogspot.com/2012_03_01_archive.htmlPagi itu semua pejabat berkumpul di ruang rapat DJKN. Ada yang spesial di pagi itu, Pak Menteri dan wakil menteri turut datang dalam pembahasan sebuah RUU. Begitu spesial rapat tersebut hingga sebagian besar kakanwil datang dan beberapa kepala kantor yang spesial diundang. Rapat tentang RUU yang inisiatornya berasal dari tingkat eselon satu yang paling elit di Kemenkeu saat itu : DJKN. 

1jam sebelum rapat dimulai terlihat para peserta yang rata – rata pejabat berusia 40-44 bersalaman dan berelukan satu sama lain.

“apa kabar pak kakanwil? Dari pekanbaru pukul berapa?” ucap salah seorang direktur
“haha, baik, kemarin sore dari pekanbaru lalu nyampe hotel borobudur kemarin malam pak bro, kangen sama kalian, enaknya kalian bisa reuni tiap saat” sahutnya
“haha, malah gak greget tiap hari ketemu, tiap hari rapat, tiap minggu joging bareng keliling rumah dinas direktur DJKN” timpal direktur lain yang tiba – tiba datang menjabat lalu menjabat tangan kaknwil tersebut
“tu kan, kalo saya paling ngumpul Cuma sama bu kanwil palembang, bu kepala kantor padang, sama pak kanwil lampung aja, itupun jarang sekali, temen – temen 72 sehat smua kan disini?”

Sementara di ruang pantry, meskipun sudah menjadi direktur, kasubdir, kakanwil, dan kepala kantor, mereka asyik ngumpul di pantry, menikmati batang demi batang rokok, tertawa renyah, tapi satu hal yang melekat pada mereka : Biar elek – elekan tapi Integritas dan Kejujuran mereka selalu nomor 1, dan inilah obrolan mereka :

“dirjen belum dateng kan?” tanya seorang kepala kantor
“belum, nunggu rombongan menteri dy, ntar klo dy dateng bbm gua” kata salah seorang direktur
“Lu masih pada ikut DJKN cup?” tanya seorang kakanwil Jabar
“dia aja tu yang ikut, gua ma Cuma ikut nonton aja”

Obrolan mereka pun berhenti ketika ponsel salah seorang direktur berbunyi kemudian mereka kompak menuju ruang rapat.

Demikian pula rombongan ibu – ibu di pojok kanan ruangan yang sedang asyik membicarakan siapa saja direktur – direktur dan kakanwil yang saat DTU dan DTSD mendekatinya. Pembicaraan merekapun berakhir ketika mendengar salah satu direktur mengatakan “pak dirjen menuju kesini” dan mereka pun menuju tempat duduk masing – masing dengan rapi.

Akhirnya yang ditunggu datang juga, Pak diren, Pak Menteri dan wakilnya, serta satu staff ahli datang lalu menuju tempat duduk mereka. Dengan nada bercanda pak dirjen yang baru saja menjabat karena dirjen sebelumnya menjadi menteri berkata : “wah 80% angkatan 72 ni, perlu duduk siap grak gak ini?” seluruh peserta pun kompak setuju. 

“silahkan pak menteri saja yang memimpin” kata pak dirjen
“ah, dirjennya aja dong, nanti laporan sama saya, apa perlu saya panggilkan pak bedrik?hehe” balas pak menteri


Rapatpun akhirnya dimulai dengan “duduk siap grak” “lapor” “doa” dan “istirahat ditempat grak”. plus Semangat? Selamat pagi DJKN, Masih adakah semangat di dadamu, masih adakah merah putih dihatima, dimana dia serta tunjukan jatidirimu. Sebagai pembukaan rapat, bapak menteri memberikan sambutannya:

http://whitecoatinvestor.com/“Hadirin yang saya hormati dan saya banggakan, sungguh luar biasa saya bisa berada di depan saudara – saudara. Saya tidak melihat seberapa ihwal RUU yang akan kita rapatkan hari ini, tapi sebuah kebahagiaan bagi saya bisa berkumpul di direktorat jenderal yang membesarkan nama saya, serta berada di depan sebagian besar orang – orang yang merupakan sahabat – sahabat saya angkatan 72 untuk pertama kalinya sejak saya diangkat menjadi menteri 6bulan yang lalu, hal ini juga yang dirasakan oleh bu wakil menteri I serta pak staf ahli disamping saya meskipun mereka masih dinamakan lagi angkatan 13 dulu....(dst)”

Sementara peserta rapat sibuk mengabadikan foto bukan karena mereka rapat di dengan seorang menteri akan tetapi untuk di – share –kan pada rekan 72 mereka yang tidak datang, diantaranya adalah istrinya (yang angkatan 72 juga) yang baru menyusul akhir pekan, untuk kepala kantor yang benar - benar sedang sibuk, serta Salah satu Hakim Agung RI dan Pimpinan KPK, duta besar Indonesia untuk Jepang, atase perdagangan untuk negara Jerman, Kapus Diklat KNPK, Ka Pusintek, dan juga wakil menteri koordinator perekonomian RI.

*sebuah cerita fiksi yang menjadi doa tentang angkatan emas yang luar biasa yang akan membawa Indonesia menjadi negara kaya dan luar biasa




Ket.
Angkatan 72 : sebutan untuk orang Sarjana yang diterima di DJKN Kemenkeu periode 2013/2014 dan berjumlah 72
Angkatan 13 : adalah bagian dari angkatan 72 yang sempat mengalami hal kurang mengenakkan karena satpam

Kamis, 27 Februari 2014

Prahara RUU KUHP dan KUHP

berita yang lagi heboh di media masa akhir - akhir ini adalah penolakan terhadap pembahasan RUU KUHP dan RUU KUHAP,
bukan masalah subtansi isi dari kedua kedua RUU tersebut serta bukan pula saya mengomentari mana yang benar atau mana yang salah, karena keduanya mempunyai tujuan besar BERANTAS KORUPSI dan TEGAKKAN KEADILAN, saya sangat yakin itu.

Yang satu ingin bahwa Hukum Pidana itu dibebaskan dari nilai - nilai penjajahan (dekolonialisasi) dan mengadopsi nilai - nilai Pancasila yang lebih sesuai dengan jiwa Indonesia, yang satunya takut RUU tersebut justru men-generalisir hukum Pidana Khusus, kemudian fungsi penegak - penegak hukum ter - deligitimasi. Harus ada kekuasaan yang ekstra besar dalam menanggulangi kejahatan besar tersebut.

Oleh karena itu saya berani mengatakan KEDUA PENDAPAT TERSEBUT BERTUJUAN BAIK.

terkadang memang butuh waktu lama untuk menseragamkan dan mensatuhatikan, peraturan pokok dengan peraturan lainnya, bukan waktu yang mepet bagi wakil kita sehingga terasa parsial karena yang pokok saja.
Namun terkadang kita merasa kapan lagi? sampai kapan kita masih menggunakan nilai - nilai kolonial? Apakah nanti nilai - nilai lokal (Pancasila) kita semakin terdegradasi oleh nilai - nilai barat - liberal?

saya disini cuma bisa berharap:
Adanya jaminan bahwa : Tidak ada delegitimitasi lembaga, lalu Korupsi tetap diberantas sampai akar - akarnya, Keadilan ditegak - tegaknya, akan tetapi tetap utamakan, kedepankanlah nilai - nilai Pancasila.
dan semua harus Positif Thinking!!

Senin, 20 Januari 2014

Akhir tahun yang Luar Biasa Indah



Assalamualaikum... 
Halo!!! Lama tak bersua…. Selamat tahun baru (oh telat ya?)

source : www.asfarman.comYah beginilah seorang job seeker yang bertranformasi menjadi job wanted.. hahaha
Tema yang kali ini ingin aku bawakan adalah… Alloh SWT luar biasa…
Tentu jika membaca posting – postingku sebelumnya, temen – temen bisa tau, betapa saya selalu gagal, lagi – lagi gagal dalam memperoleh pekerjaan yang mapan.
Meskipun saya berstatus sebagai karyawan,betapa banyak perusahaan yang saya daftar dan hasilnya menolak saya sepanjang tahun 2013, coba saya inventarisir (maaf sebut merk) :

  1. ODP PT Bank Mandiri (gagal di tes ke3/ Tes Aptitude/Januari)*
  2. PT Pelni (banjir dan kreta gak berangkat/Januari)
  3. PT Semen Padang (satu tes menjelang interview direktur/Maret)***
  4. Perum Perumnas (Medcheck!!! /April)********
  5. Bank Indonesia (Toefl/September)**
  6. PT Pupuk Kaltim (Interview Psikolog/November)***
  7. OJK (mengundurkan diri di test ke3 /psikotest karena tabrakan dengan Kemenkeu)
  8. Nissan Indomobil (mengundurkan diri di psikotest tabrakan sama OJK n Kemenkeu)

Ket.
*) menandakan tingkatan sakit hati saya

Banyak air mata, banyak tenaga yg habis, banyak kata – kata – yg dulu saya katakan - “sok bijak” menghiasi masa – masa pencarian kerja saya, “Ini bukan rejekimu”, “Tuhan punya rencana lain” namun karena terlalu banyak kata – kata itu masuk ditelinga saya, maka saya jengah juga.
Namun satu hal yang terus saya pegang “JANGAN MENYERAH” baik dalam ihtiar (mencari kerja) serta ibadah yang terus ditingkatkan.
Saya habiskan beberapa pagi saya (ba’da subuh) untuk mengendarai mobil dari Ambarawa ke Yogyakarta untuk menjalani tes pukul 8, hingga saya habiskan sisa gaji saya untuk beli tiket pesawat hanya karena panggilan tes yang mendadak dan tiket kreta penuh.
Tanpa keinginan kuat, tanpa rasa syukur, tanpa rasa percaya kepada Tuhan saya yakin saya tidak akan kuat.

source : http://ezendratopmk.blogspot.com/2013/01/goodbye-2012-welcome-2013.html
Gedung DJKN Pusat
Hingga akhirnya, saya menutup tahun 2013 dengan hasil luar biasa, diterima di 2 institusi yang menurut saya hebat : KEMENTERIAN KEUANGAN dan KEJAKSAAN RI,
Hingga dengan beberapa pertimbangan saya pilih KEMENTERIAN KEUANGAN.
Well, kedikit cerita dari saya, bagi saya Alloh SWT Luar biasa, rencananya sangatlah indah, doa yang tulus selalu dijawab – Nya, dan apa yang Dia berikan lebih hebat dari yang kita minta. Saya lanjut kerja dulu ya kawan? Lain waktu akan saya share mengenai perjalanan saya menjalani tes di KEMENKEU dan KEJAKSAAN, dan cerita lainya…

JANGAN MUDAH MENYERAH DAN SELALU PERCAYA DENGAN RENCANA INDAH ALLOH SWT.
wassalamualaikum